Resensi Buku "Petualangan Don Quixote"
Oleh: Fin
Buku kali ini saya baca gara-gara lagu "Don Quixote" milik SEVENTEEN di album Face The Sun, di mana pada kolom komentar banyak yang menyebutkan bahwa judul tersebut seperti judul sastra Barat terkenal. Karena penasaran, saya mencari di perpustakaan kampus, namun hanya menemukan versi “notes” yang menggunakan bahasa inggris.
Pada
“notes” tersebut kepengarangan, ulasan, pendapat penulis terhadap tokoh-tokoh
di novel Don Quixote (volume 1 dan 2) dibahas lebih lengkap dan setiap chapter
pada masing-masing seri juga terdapat ringkasan atau kadang quote.
Karena terkendala bahasa, jadi saya mencari “rangkuman” dari novel tersebut
yang berbahasa Indonesia untuk mengetahui garis besar ceritanya.
1
Identitas
Judul:
Petualangan Don Quixote
Penulis:
Miguel de Cervantes
Penerjemah:
Muajib
Jumlah
Halaman: 124 halaman
Ukuran:
13 x 19 cm
Penerbit:
Immortal Publishing
Tahun
Terbit: 2022
2
Sinopsis
Di
sebuah desa di distrik La Mancha, Spanyol sekitar 350 tahun yang lalu, hidup
seorang laki-laki yang memiliki nama asli Alonso Quixano yang mengubah namanya
menjadi Don Quixote (Kesatria Kesiangan). Bersama dengan Sancho Panza, pengawal
pribadinya, ia menumpas berbagai kejahatan yang terjadi negerinya. Namun
ternyata “kejahatan-kejahatan” tersebut hanya hasil imajinasinya saja akibat
terlalu banyak membaca buku-buku fiksi fantasi. Pikirannya dipenuhi mimpi-mimpi
yang tidak sanggup dihadapi di dunia nyata sehingga terkadang malah merugikan
orang lain. Pada novel ini dikisahkan pelualangan-petualangan imajinasi dari
Don Quixote dan bagaimana akhir petualangannya. Apakah ia akan tersadar jika
selama ini hanya hidup di dunia imajinasi saja?
3
Kepengarangan
Miguel
de Cervantes Saavedra (1547-1616) merupakan penulis, penyair, dan dramatis asal
Spanyol. Novel yang membuatnya terkenal yakni Don Quixote de la Mancha (volume
1 dan 2) yang dianggap banyak orang sebagai novel modern pertama dan salah satu
karya terbesar dalam sastra Barat. Bahkan pengarang Rusia, Fyodor Dostoyevsky menyebutnya
“kata yang paling puncak dan luhur dari pemikiran manusia.
Kisah
Don Quixote merupakan hasil dari kegelisahan Cervantes dalam memahami karakter
materialistis murni dan dampak dari kepalsuan spiritual setelah zaman Renaisans.
“Kegilaan” dalam petualangan Don Quixote adalah seperca misteri bagi setiap
manusia yang mana semakin absurd dalam menafsirkan kenyataan hidup yang
melingkupinya.
4
Kelebihan
Penokohannya menurut saya anti-mainstream
pada jamannya, di mana pada novel ini “orang gila” seperti Don Quixote yang
menjadi tokoh utamanya sedangkan pada novel abad 16-17 umumnya memiliki tokoh
utama kesatria atau pahlawan. Tema yang diangkat karena rasa kehilangan
kepercayaannya terhadap cita-cita Renaisans dengan alur yang digunakan maju.
Gaya bahasa yang digunakan pun bisa membuat pembaca membayangkan segereget apa ucapan
dan tingkah laku Don Quixote di lingkungan sekitarnya, walaupun begitu
sebenarnya tujuan ia baik yakni untuk menumpas kejahatan dan ketidakadilan.
5
Kekurangan
Sudut pandang yang digunakan pada
buku kali ini menurut saya walaupun dari orang ketiga namun seperti sulit
dibayangkan atau digambarkan pada chapter-chapter awal. Selai itu, mungkin
karena ke“dangkal”an saya dalam memahami makna tersirat dalam setiap petualangan
Don Quixote, saya hanya merasa geregetan dan ingin menuju bagian akhir
bagaimana Don Quixote akhirnya sadar bahwa ternyata semuanya hanya imajinasinya
saja dan kebanyakan kelakukannya malah merugikan orang lain.


Komentar
Posting Komentar