Riddle 2

                        Hotel Angker? (2)
                               Oleh: ALU
    Malam itu pukul 23.40, kami bermain UNO di bangku pinggir kolam renang. Angin malam berhembus perlahan menimbulkan suara gemerisik daun pohon-pohon yang ada di belakang kami. Cahaya lampu yang dipasang di setiap sudut kolam renang, dipantulkan kembali oleh air yang tenang. Jujur saja, mungkin aku sudah ketakutan jika hanya aku, Rara, Lila, dan Ana yang ada disini, karena tempat ini cukup luas dan menurutku cocok untuk shooting adegan horor. Untungnya, ada beberapa orang disini, yang di bangku sebelah ada teman-teman sekolah kami yang sedang asyik berfoto, sedangkan di bangku bagian pojok ada beberapa orang yang merokok karena di hotel ini dilarang merokok di dalam ruangan. Karena efek angin, jadi asap rokok mereka terbawa hingga bangku kami. Karena aku tidak kuat dengan asap rokok, akhirnya aku kembali sendiri ke kamarku dan membiarkan mereka memainkan kartu UNO ku.
"Di lemari ada hanger lima, kita pakai satu-satu buat nggantung seragam yang kita pakai besok, udah ya aku tidur dulu." Kata Mimi saat aku sampai di kamar.
"Aku nanti aja deh." Jawab Dila yang baru bangun. Sedangkan Farah dan Putri yang bermain smartphone hanya mengangguk.
"Oh iya, harus digantung nih biar nggak kusut, makasih Mimi." Kataku sambil mengeluarkan seragam dari ranselku.
    Lemari berwarna coklat tua tersebut terletak di samping kamar mandi. Aku lalu membuka lemari kayu berukuran besar dengan ukiran di pintunya. Benar kata Mimi, lemari tersebut hanya berisi lima hanger, sekarang sisa empat karena satunya digunakan Mimi. Aku lalu mengambil satu dan menggantungkan rok,baju,dan kerudungku di hanger tersebut. Tiba-tiba perutku terasa mulas, jadi aku pergi ke kamar mandi dan menutup pintunya yang terbuat dari kayu. Setelah selesai, aku membuka pintu kamar mandi tanpa menutupnya dan keluar. 
"Yah... Udah nggak ada ya hanger nya." Kata Dila kecewa.
"Aku juga belum nggantung seragam." Sahut Putri dari atas kasur.
"Eh, kok bisa? Emangnya ada orang lain disini? Terus si Farah udah apa belum?" Tanyaku.
"Nggak ada tuh dari tadi cuma ada kita, kalau si Farah sih tadi habis nggantung seragam langsung tidur noh!" Jawab Putri.
"Ya udah deh aku taruh sini aja." Kata Dila sambil menyampirkan seragamnya di kursi.
"Tapi kok bisa ya? jangan-jangan,lemari nya ada yang..." Gumamku.
"Apaan sih Ty, nggak usah nakut-nakutin deh! Ini lo lihat dulu dong! Si Farah itu makai tiga hanger buat seragamnya sendiri, huh bikin kesel aja." Dila menggerutu lalu beranjak ke kasur untuk tidur.
    Tinggal aku sendiri yang masih terjaga. Aku lalu mengambil sikat gigi, pasta gigi dan sabun cuci muka dari ranselku. Aku lalu membuka pintu kamar mandi, dan mulai membersihkan muka dan mulut. Setelah mengeringkan muka dengan handuk hotel, aku membawa kembali barang-barangku dan langsung keluar dari kamar mandi tanpa membuka pintu, karena memang sengaja tidak kututup. Saat keluar aku memandangi lemari yang di samping kamar mandi tersebut. Aku tersenyum geli karena sempat berpikir lemari tersebut ada penunggunya. Ternyata aku terlalu cepat menyimpulkan padahal belum mengamati dengan baik. Aku lalu meletakkan barang-barangku di ransel yang berisi kartu UNO dan pergi ke kasur. 
    Aku lalu menutupi diriku dengan selimut hotel yang tebal. Sebelum mataku terpejam, aku terpikir sesuatu. 'Aku merasa ada suatu hal yang janggal, emm bukan bukan... ada beberapa, tapi apa ya? Ah sudahlah, toh besok juga sudah nggak disini lagi.' pikirku. Aku lalu menutupi kepalaku sambil merinding ketakutan setelah menyadari beberapa hal janggal tersebut. 'Pagi, cepatlah datang!' harapku.

Komentar

  1. hal janggal, enek dua sing janggal

    BalasHapus
  2. Mimi, mimi iku gaonok padalan seng ngandani onok hanger 5 iku mimi. Trus ngomong e seng nggae 3 hanger iku farah. Padalan ngiro ne digae mimi 1.
    Trus jeding. Kan terakhir dee melbu jeding mbukak, tapi pas dee mari njupuk sikat odol sabun lakok mbukak pintu maneh cobak :v

    BalasHapus
  3. Answer Riddle 2:
    1. Waktu 'aku' selesai makai kamar mandi pintunya nggak ditutup, tapi waktu 'aku' mau cuci muka+gosok gigi 'aku' membuka pintu kamar mandi lagi, padahal itu pintunya manual...
    2. Kan waktu 'aku' kembali ke kamar, 'aku' mbiarin UNO nya dipakai temen-temennya, tapi waktu selesai dari kamar mandi UNO nya udah ada di ranselnya, padahal nggak ada yang ngembaliin...

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi Buku "Things Left Behind (Hal-Hal yang Kita Pelajari dari Mereka yang Telah Tiada)"