Resensi Novel "Keajaiban Toko Kelontong Namiya"
Oleh: Fin
Keajaiban
Toko Kelontong Namiya merupakan novel kedua rekomendasi Wonwoo yang saya baca
dan saya rasa nuansanya hampir mirip dengan Dollagoot: Toko Penjual Mimpi
karangan Lee Mi Ye yang sudah saya ulas sebelumnya. Novel ini saya dapat dari teman
saya, Mina sebagai hadiah (iki seneng banget pas entuk, sampe pingin roll
depan) dan butuh sekitar 2 hari untuk menyamakan frekuensi dengan buku ini
sebelum melanjutkan Bab 2. Selain covernya yang cantik, sampul buku ini juga
diberi tambahan panjang ±6 cm, jadi meminimalisir nglentek. Langsung
kita bahas aja buku yang sering sliweran di litbase inii
(btw
pas namatkan buku ini aku mbaca di dapur yang lampu dopnya remang-remang, jadi
harus nyenteri pakai HP sambil nunggu bumbu meresap ke bacem tempe, pas mbaca
endingnya kayak legaa)
1
Identitas
Judul:
Keajaiban Toko Kelontong Namiya
Penulis:
Keigo Higashino
Penerjemah:
Faira Ammadea
Jumlah
Halaman: 400 halaman
Ukuran:
13,3 x 19,9 cm
Penerbit:
Gramedia Pustaka Utama
Tahun
Terbit: 2022
2
Sinopsis
Atsuya,
Kohei dan Shota bersembunyi di toko kelontong tua dan kosong setelah mencuri,
namun terjadi keanehan di toko tersebut, tiba-tiba ada surat berisi permintaan
saran dengan nama samaran yang diselipkan di lubang, setelah mereka selidiki
surat tersebut berasal dari masa lalu. Toko tersebut seakan menjadi mesin waktu
di mana penghubungnya dari lubang surat dan kotak susu di belakang rumah. Ketika
pintu belakang dibuka, waktu akan berjalan secara normal, tidak melambat. Namun,
waktu mereka menggantikan peran Kakek Namiya Yuji memberikan saran dan nasihat
hanya untuk 1 malam, tepat peringatan ke-33 tahun beliau meninggal. Setelah
malam berakhir, hidup ketiga pemuda itu pun berubah.
3
Kepengarangan
Keigo
Higashino lahir pada 4 Februari 1958 di Osaka, Jepang. Beliau merupakan salah
satu penulis misteri yang terkenal di Jepang, di mana banyak karyanya yang
menjadi international bestseller dan diadaptasi menjadi film. Selain
menulis fantasi, Keigo Higashino juga menulis karya dengan genre lainnya,
seperti misteri (detektif). Keajaiban Toko Kelontong Namiya merupakan salah satu karya
beliau yang paling terkenal.
4
Kelebihan
Walaupun terdapat banyak tokoh, karakternya
sangat jelas di mana dapat dilihat dari dialog dan narasi sudut pandang orang
ketiga serba tahu. Dan asyiknya, banyak tokoh yang ternyata berkesinambungan
yang membuat “Loh, ternyata orang ini masih saudaranya yang itu!”. Selain itu
deskripsi latar dan setting juga bagus, dan entah kenapa terasa ‘Jepang banget’.
Saya rasa tema utama yang diangkat selain perjalanan waktu, yakni ‘penyelesaian
masalah dengan berkonsultasi’. Di mana dari tema tersebut, kita dapat mengambil
pelajaran untuk menghadapi masalah di masa depan yang bisa jadi mirip. Salah
satu kutipan: “…sebenarnya si pengirim surat sudah menemukan jawabannya. Mereka
berkonsultasi hanya demi memastikan bahwa orang lain juga membenarkan keputusan
mereka…” menurut saya sangat relate dengan orang-orang yang pernah saya
temui (termasuk saya sendiri sih :v), di mana terkadang saat meminta saran
sebenarnya hanya butuh diyakinkan jika pilihan tersebut benar. Selain itu, di
buku ini juga memuat nilai kehidupan yang dapat kita petik seperti bagaimana
jika mimpi kita tidak sejalan dengan harapan orang tua, dan lain-lain.
5
Kekurangan
Hmm untuk kekurangannya mungkin dari adanya ‘gap’ saat alur maju-mundur, misalnya: kenapa yang dibalas Atsuya, Kohei dan Shota malah dari Shizuko (ngirim surat sekitar 1979), Katsuro (sekitar 1979-1980, soalnya 6 bulan setelah Shizuko) dan harumi (di bulan sekitar Yuji meninggal, mungkin September 1979). Padahal beberapa bulan sebelum Yuji meninggal itu beliau masih sempat membalas surat Kawabe Midori, dan 40 tahun lalu sebelum 2012 (sekitar 1972) Kosuke juga ngirim surat ke Namiya dan masih dibales Yuji. Jadi sebenarnya bagaimana cara kerja ‘mesin waktu’ di Toko Kelontong Namiya? Kenapa yang Kawabe Midori tidak dijawab langsung 3 pemuda itu, atau kenapa Yuji tidak menjawab Shizuko dan Katsuro? Mungkin teman-teman kalau ada teori yang menjawab pertanyaan itu bisa langsung ditulis di kolom komentar yaa atau bisa reply di tweet-ku :v

Komentar
Posting Komentar