Riddle 11

                        Kode
                    Oleh: Fin
    Ada suatu pembunuhan tertutup di apartemen nomor 204. Pelaku tidak meninggalkan jejak walau sidik jari sekalipun. Polisi pun bingung, karena hanya menemukan simbol di samping korban yang ditulis dengan darah dan hape mendol di genggaman tangan korban yang hanya berisi angka-angka.
Simbol: πŸ”ΊπŸ”΅⬜
Deretan angka: 1478, 258, 1235789, 15358
    Karena tidak bisa memecahkan kode tersebut, polisi mencoba menginterogasi beberapa tersangka:
-Penghuni di bawah TKP (nomor 104):
•Kakek Will: sejak istriku meninggal aku tidak pernah menginjakkan kaki di lantai atas.
-Penghuni di atas TKP (nomor 304): 
•Jack: aku sibuk bekerja, tidak sempat untuk melakukan hal seperti itu.
•Mari(istri Jack): mana mungkin aku membunuh calon menantuku sendiri!
•Liza: tidak mungkin aku membunuhnya...
•Lizy: kalian mencurigaiku?
-Penghuni samping kiri TKP (nomor 205):
•Andrew: kalian mengganggu kerjaku saja!
•Lyta(istri Andrew): tidak mungkin aku melakukan hal sekeji itu.
-Penghuni samping kanan TKP (nomor 203): 
•Hans: aku jarang pulang ke rumah, aku malah baru tahu kalau tetanggaku meninggal.
    Karena daftar tersangka terlalu banyak dan jawabannya kurang memuaskan, akhirnya polisi pun memanggil detektif terkenal di kota itu.
"Kukira ada apa memanggilku, ternyata hanya kode gampangan seperti ini, anak kecil pun bisa." Kata detektif itu sambil tertawa. Lalu detektif itu memberitahu polisi maksud dari kode itu. Akhirnya pelaku pembunuhan itu pun dibawa ke kantor polisi.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi Buku "Things Left Behind (Hal-Hal yang Kita Pelajari dari Mereka yang Telah Tiada)"